Juri Dulux Young Talent

Design Competition

Ayo kenalan dengan para juri Dulux Young Talent Design Competition.
Karya-karya yang dikumpulkan akan dinilai oleh jajaran juri profesional yang memiliki latar belakang yang berbeda.

Daftar

Ratih Ibrahim

Juri - Interior Design

Ratih Ibrahim yang kini dikenal sebagai Direktur PT. Personal Growth lahir di Jakarta pada tanggal 26 january 1966. Ibu dua anak ini menamatkan pendidikan psikologinya pada tahun 1992 di Universitas Indonesia, kemudian menyelesaikan Magister Management Prasetya Mulya Business School pada tahun 1997.

Karirnya sebagai psikolog membuat Dulux memandang ratih sebagai perempuan yang semangat dan selalu memegang komitment. Awal bekerja ia menjadi seorang konselor di SMPK Abdi Siwa Jakarta pada tahun 1990, kemudian di tahun 1992 ia pindah ke SMA Santa Ursula Jakarta dan menjadi kordinator Tim Konselor sekolah hingga tahun 1998. Rasa cintanya kepada dunia pendidikan dilanjutkan bersama pengalaman kerjanya menjadi associate psychologist untuk LPT Universitas Indonesia pada tahun 2002 hingga 2008.

Beberapa pengalaman mengajarnya juga di kembangkan di beberapa institusi pendidikan ternama seperti Universitas Krida Wacana Jakarta, Universitas Tarumanegara, Universitas Pancasila dan pada tahun 2012 hingga kini ia masih menjadi dosen untuk mata kuliah Lifestyle Marketing and Business Development di Prasetya Mulya.

Ratih sebagar Pakar Psikologi juga dipercaya untuk menjadi psikolog di beberapa program social dan komersil seperti Dancow Parenting Centre, Juri Pemilihan Wajah femina, Female Parenting Club di female radio, program televisi Cinta di o Channel, Psikolog Indonesian Idol 1,2,3 dan 4, Bintang Akting RCTI, juri Cosmogirl of the year, Juri CG Faces, Juri Fun Fearless Female majalah cosmopolitan dan instruktur pengembangan pribadi Jhon Robert Powers Indonesia.

Selain itu dari tahun 2006 hingga sekarang ia juga dipercayakan menjadi brand expert untuk beberapa produk ternama seperti Ponds, Citra, Rexona, Clear, Dove, Lux, Vaseline. Press conference Magnum Ice cream dan media launch Campaign the Sariwangi. Sebagai pakarnya dalam dunia psikologi Ratih Ibrahim siap memberikan wawasannya untuk menjadi juri di DULUX Young Talent Design Competition 2013.



Stevanus J Manahampi

Juri - Arsitektur

Stevanus J Manahampi , pria yang lahir di Kediri pada tanggal 11 april 1976 telah menyelesaikan pendidikan arsitektur di Institut Teknologi Bandung pada tahun 2000 dengan tugas akhir yang luar biasa, ia membuat design project bertema taman bermain untuk sebuah kantor production house dan kompleks studio film. Di masa pendidikannya Stevanus juga berhasil menjadi juara pertama pada penciptaan design rumah susun sederhana yang di selenggarakan oleh ACSA OTIS International.

Stevanus mengawali karirnya di Global Hands Indonesia sebagai Architec-interior designer kemudian melanjutkan di Arkipuri intranasional sampai tahun 2006. Setelah itu ia melanjutkan perjalanan karirnya dengan Tawang Swasti Rawikara sebagai Property and Development Advisor kemudian pada tahun 2008 ia menjadi Branch Director untuk Urbane Indonesia. Kini ia mendirikan perusahaan sendiri bernama Waga Indonesia.

Karirnya yang cemerlang tidak pernah lepas dari mahakarya yang ia pernah ciptakan, beberapa diantaranya adalah Mix-Used House di Bintarro ia mengerjakan sebuah project design dual fungsi untuk tempat tinggal dan toko roti, Supermall Karawaci Renovation para tahun 1998 setelah peristiwa kerusuhan era reformasi, Komplek Villa Hijau di kota Makasar dengan luas 5 hektar, Velvet Door cafe taman ria senayan, Citibank Customer Service.

Stevanus juga memberikan kontribusi besar untuk pembangunan Tsunami Research Center, pengembangan design projek ini ditentukan oleh elemen-elemen alam yang sangat penting yaitu air, gas, batu yang menjadi bagian dari bangunan arsitektur itu sendiri. Karena itu projek ini menjadi sebuah tantangan besar bagi stevanus untuk segera diwujudkan. Stevanus juga merancang design konsep sebuah kawasan hunian ekslusif serba high tech yaitu Jakarta High Park,

Pada tahun 2010 ia berhasil mengubah stasiun manggarai menjadi pusat layanan transaportasi Jakarta dengan system yang dapat mendukung segala fasilitasnya. Beberapa karya design lainnya yang patut diberikan apresiasi adalah Ubud International Hotel Bali, Xperience PIK Jakarta, Senayan Aquatic Center, LKPP Office, Pejaten Mansion, Jogjakarta Cultural Center, Riverside Villa di Jimbaran Bali, renovasi Facade Hotel Marcopolo.

Untuk projek konstruksi interior yang pernah ia kerjakan adalah Menara Game Center Supermal karawaci, Garden Hotel Kemang, BETA Finance Consultant Office Jakarta, Sing Sing Japanese Restaurant, Elmata Bookstore ITC BSD. Pada tahun 2000 ia dipercayakan untuk mengerjakan projek Fantasy Island (Theme Park) Kota Wisata Cibubur. Dengan segudang pengalaman dan bermacam-macam tantangan yang pernah ditaklukan, wawasannya tidak mungkin di ragukan lagi karena itu ia dipercaya untuk menjadi salah satu juri di DULUX Young Talent design Competition 2013.



Yuni Jie

Juri - Interior Design

Yuni Jie lahir di Jakarta Juni 1977 ,memulai karier sebagai desainer interior dan produk pada tahun 2002. Pendidikan desain interior ditempuhnya di Cornish College of the Arts, Seattle, di mana ia pernah mendapat beasiswa dan lulus tahun 1999 dengan predikat Cum-Laude Bachelor of Fine Arts.

Setelah sempat bekerja untuk firma interior desain Collins dan DiMarco Architecture + Design, ia meneruskan pendidikannya di Pratt Institute, New York, dan memperoleh gelar Master of Industrial Design dengan predikat Honor of Excellence. Selain pernah dipamerkan di berbagai ajang bergengsi seperti International Contemporary Furniture Fair di New York, karya Yuni Jie menjadi salah satu karya yang ditampilkan dalam New Talent Design Annual terbitan Graphis Inc., Eva Zeisel on Design terbitan Overlook Press dan Space Publication Hong Kong.

Ia telah menangani berbagai proyek interior, baik interior kantor, rumah, retail, showroom, restoran, maupun apartemen, dan hasil desainnya pernah dimuat di berbagai media terkemuka di Asia. Pada tahun 2006, Yuni meluncurkan bukunya yang berjudul Yuni Jie on Modern Interior Design: Kompilasi Karya-Karya Inspiratif dan Simply Simple: 100 Tips Desain Interior Modern yang diterbitkan oleh Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. Pada tahun 2006 pula, Yuni terpilih untuk di-feature pada harian bergengsi Kompas untuk rubrik Sosialita.

Yuni menerbitkan bukunya yang ketiga dengan judul At Home: Di Rumah Bersama Yuni Jie pada tahun 2007. Pada tahun yang sama, Yuni Jie terpilih sebagai finalis International Young Creative Entrepeneur of the Year 2007 yang diadakan oleh British Council. Mulai Februari 2008, Yuni terpilih sebagai editor tamu untuk Majalah desain Bravacasa Indonesia. Di tahun yang sama, Yuni Jie tertera sebagai salah satu dari wanita paling luar biasa dan the most powerful women 2008 pilihan Majalah SWA.

Bersama penerbit R&W dan photographer ternama Martin Westlake, buku ke-empatnya bertajuk 'Contemporary Urban Living' diluncurkan. Tahun 2010, Ia meluncurkan koleksi dapur. Di tahun yang sama, Yuni juga menjadi pengisi kolom 'Ask the designer' di majalah Living etc Indonesia dan majalah Mother& Baby. Akhir tahun 2012, Yuni Jie adalah salah satu ambasador Dulux yang mengusung ColourFutures 2013 untuk Indonesia. Kini ia sedang mempersiapkan bukunya yang ke-5 and koleksi furniture terbarunya.



Lea Aviliani Azis

Juri - Interior Design

Lea Aviliani Azis, BFA HDII. seorang dosen tamu di Swiss German University, BSD Tanggerang Semester IV mata kuliah Architect and interior for Hotel Design dari tahun 2012 hingga sekarang, selain aktif mengajar sejak tahun 1989 hingga kini ia juga menjabat sebagai Direktur Utama PT ELENBEE DWI PANATA.

Atas ketekunan dan kecintaannya terhadap dunia design Lea juga berhasil mendapatkan penghargaan, beberapa diantaranya adalah HDII Award For Hospitality Interior Design “Kampung Sumber Alam Cipanas jawa barat, Award The Best Design For Coffee Shop “ Gloria Jean’s Coffees in Asia Pacific Australia dan Best ASEAN Painting Award age 9 – 12, Singapore.

Pendidikan designnya yang ia tekuni di awali di universitas Trisakti lalu pada tahun 1982 ia mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan ilmu designnya ke Academy of Art University, San Fransisco, USA hingga tahun 1985. Kemudian ia melanjutkan di Ucla Los Angeles, Extension for design dan tamat pada tahun 1986.

Selain aktif mengajar Lea juga aktif di beberapa Asosiasi Proffesional yaitu di HDII (Himpunan Design interior indonesia) menjabat sebagai wakil ketua HDII DKI Jakarta dari tahun 2011 hingga sekarang, kemudian di IFI (International Federation OF Interior Architecs / Designers) dan APSDA (Asia Pacific Space Designers Association)

Ditengah jenjang pendidikannya ia juga memulai karirnya pada tahun 1984 di TIFFANY & CO, San Fransico sebagai Window Designers For Jewerly Shop, kemudian di tahun 1985 ia bergabung dengan Gensler Association Century City, Los Angeles USA sebagai designer yang mengerjakan Bank of America di San Fransico, Chander Law Firm dan Esprit Store di Los Angeles. Pada tahun 1986 ia bergabung dengan Christy, June & Partner Vancouver Canada mengerjakan Vancouver Inter Continental hotel.

Pada tahun 1987 ia kembali ke tanah air dan bergabung bersama PT Tetra Hedra sebagai interior designer mengerjakan beberapa projek seperti Indonesia Embassy di Riyadh Saudi Arabia, Malaysian Embassy Kuningan Jakarta, Mirotta Campus Yogyakarta, Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Bank Exim di Palembang dan Bank indonesia di Tasikmalaya. Pada tahun 1989 ia bergabung dengan PT Desigras mengerjakan Kalibata Mall jakarta. Kemudian di tahun 1990 PT Tri Tunggal Kania Utama menariknya sebagai Interior Designer Manager dan mengerjakan beberapa projek seperti Bank Bali di medan, Palembang dan jakarta, kemudian Hongkong Bank Jakarta. Di tahun 1993 ia bergabung dengan PT Masato Prima (Developer) sebagai Technical Manager hingga tahun 1997 mengerjakan projek – projek hunian properti seperti Permata hijau Apartment, Le Crystal Hotel & Apartment, Beverly Apartment, Bellair Sentul dan Mega Mall pluit.

Reputasinya sebagai Designer yang kompeten didukung dengan keaktifannya di kongres international dari tahun 2005 sampai sekarang seperti American Hardwood Council di Beijing China, APSDA Congress di Mumbai India, Singapore, Kuala Lumpur Malaysia dan jakarta, selain itu ia juga menghadiri American Hardwood Council di New York, dan IFI (Interior Federation For Interior Architect) di taiwan.

Dengan Segudang Wawasan dan pengalamannya di dunia design lea siap memberikan penilaian terbaiknya kepada seluruh peserta Dulux Young Talent Design Competition 2013.

Paul Tanjung Tan

Juri - Arsitektur

Paul adalah seorang arsitek lulusan Royal Melbourne Institute of Technology pada tahun 1985. Masa magangnya di habiskan di South Yarra Collaborative di Melbourne. Setelah kelulusannya paul bergabung dengan Peck, Denton, Corker, Marshall di Melbourne sebagai arsitektur designer.

Pada tahun 1984 dia kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Hellmuth, Obata, Kassabaum Hong Kong dan Parama mengerjakan proyek The Grand Hyatt/Plaza Indonesia Jakarta. Pada tahun 1990 Paul bergabung dengan perusahan arsitektur di Hong Kong sampai tahun 1995. Sejak tahun itu, kantor regional di bawah arahannya dan digabungkan dengan nama ARKdesign dengan kantor di Singapore, Jakarta dan Perth. Perusahaan Arsitek Grup ini beroperasi di Australia dengan nama ARKdesign Australia. Pada tahun 2010 kantor ARKdesign Australia pindah ke Melbourne di bawah arahan Design Associate John Banton.

Paul telah menulis tentang perjalanan dunia arsitekturnya selama 20 tahun dari Australia ke Asia dalam sebuah buku berjudul Above and Beyond pada tahun 2009.

Di tahun 2012 Paul telah diberikan penghargaan oleh Australian Alumni Award sebagai "Excellence in Media, Culture dan Seni".

Kini ARKdesign Architects menjalankan perusahaannya bersama dengan 30 arsitek, designer, dan arsitektur engineers mengerjakan projek seperti perkantoran di Jakarta, resort, hotel dan apartemen di wilayah Asia Tenggara.