Pilih kategori sesuai dengan

potensi dan wawasanmu

Dulux Young Talent Design Competition memiliki dua kategori yaitu arsitektur dan desain interior. Setiap kategori memiliki tantangan dan kesulitan yang berbeda, ayo pilih sesuai potensimu dan jadilah pemenangnya

arsitektur

 

Rumah merupakan tempat dimana hidup bermula. Berawal dari rumah kita mendapatkan energi untuk mencipta dan memberikan yang terbaik dari diri kita sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Indonesia menghadapi masalah perkotaan mendesak akibat urbanisasi yang cepat dan tidak terkendali yang meningkatkan kepadatan penduduk. Tak pelak, kelompok perumahan berpenghasilan rendah meningkat bahkan tingkat hunian mencapai 1000 orang per hektar yang menimbulkan masalah kemerosotan dan lingkungan kumuh yang tidak menstimulasi penghuninya untuk terus bersemangat dan berusaha untuk berbuat lebih.

Populasi perkotaan yang semakin padat membuat sulit penyediaan infrastruktur fisik dan menurunkan kualitas kehidupan sosial. Kapasitas lingkungan bukan hanya tidak memadai tetapi semakin rusak oleh polusi dan membawa masalah kesehatan di perkotaan. Sebuah perumahan yang terjangkau dan dapat menyediakan kesehatan keamanan yang baik untuk kepadatan penduduk yang tinggi sangat diperlukan untuk memperbaiki produktivitas dan membawa kembali energi positif untuk masyarakat.

Tantangan:

Untuk membuka potensi perumahan dengan kepadatan penduduk yang tinggi untuk mengangkat kualitas hidup penghuni dan meningkatkan produktivitas dengan dengan kriteria sebagai berikut:

Area: 1 hektar

Lokasi: di tengah kota, berkontur flat/datar, di dalam jalan kecil

Populasi: 250 rumah tangga

Pendapatan rata-rata per keluarga: Rp 3.000.000,- per bulan

Kriteria Penilaian :

  • Menjawab perumusan masalah (25%)
  • Elemen inovasi pada desain (25%)
  • Elemen keberkesinambungan (sustainability) pada desain(25%)
  • Aplikasi Warna (25%)

arsitektur

 

Pada usia dini 0-6 tahun, otak anak berkembang sangat pesat dalam menerima dan menyerap berbagai macam informasi, tanpa menyaring informasi yang baik maupun yang buruk. Masa-masa ini adalah masa saat anak secara fisik, mental dan spiritual akan mulai terbentuk. Pengalaman anak dalam tahun-tahun pertama kehidupan menentukan kemampuan anak akan menghadapi tantangan dalam hidup sehingga periode ini disebut sebagai usia emas (golden age).

Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah tingkat pendidikan sebelum pendidikan dasar berfokus pada pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (logika, kreativitas, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio-emosional (sikap dan perilaku sebagai serta nilai agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap perkembangan pada anak usia dini. Saat ini, banyak bermunculan organisasi nirlaba yang difokuskan pada usia emas ini. Namun, beberapa organisasi PAUD yang didanai sendiri tidak didukung oleh fasilitas yang memadai sehingga lingkungan yang seimbang antara pembangunan fisik dan emosional bagi anak-anak tidak terpenuhi.Tantangan:

Untuk membuka potensi anak-anak usia dini dengan merancang interior Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan perkembangan fisik dan emosional keseimbangan dan kriteria sebagai berikut:

Area: 5 x 10m2                 

Lokasi: bisa dipilih sendiri, berdasarkan lokasi nyata atau hanya perkiraan

Jumlah anak: 20

 

Kriteria Penilaian :

  • Menjawab perumusan masalah (25%)
  • Elemen inovasi pada desain (25%)
  • Elemen keberkesinambungan (sustainability) pada desain(25%)
  • Aplikasi Warna (25%)